Kamis, 13 Januari 2011

Selamatkan Air Bagi Masa Depan


Air. Sebuah kata yang sering kita dengar dikehidupan sehari-hari. Pagi, siang, dan malam kitaselalu berjumpa dengan yang namanya air. Air adalah salah satu bagian terpenting dalam kehidupan kita. Seperti yang kita tahu, air ikut berperan penting dalam proses berjalanannyasebuah kehidupan. Bayangkan, tanpa air kita tidak bias mandi, mencuci, mengairi sawah, maupun hanya untuk melepas dahaga dan menyuplai air ke dalam tubuh. Kehidupan tanpa air bagaikan hidup tanpa arti karena tak lama pasti kita akan mati karena kekurangan air dalam tubuh kita.
Jika kita lihat, bumi yang kita tinggali ini 70%-nya terdiri dari air, baik berupa air sungai, air danau, maupun air laut. Namun sangat disayangkan sekali, karena hampir 97% air yang ada di bumi ini tidak dapat dikonsumsi karena merupakan air laut atau air asin. Sedangkan yang dapat kitakonsumsi adalah tidak lebih dari 3% saja.
Dengan populasi penduduk bumi kurang lebih delapan miliar jiwa, dan perhari manusia rata-rata mengkonsumsi dua liter air, apakah mungkin air yang ada di bumi sekarang ini akan cukupuntuk anak dan cucu kita nanti di masa depan?
Di masa kini, kita bisa melihat banyaknya pencemaran air yang terjadi. Mulai dari pencemaran kecil dari sampah rumah tangga hingga pencemaran besar dari limbah pabrik. Apakah manusia sadar apa yang sedang mereka lakukan? Mereka sedang merusak alam dan mereka sedang merusak masa depan. Jika ini terus dibiarkan terjadi, saya yakin masa depan akan sangat kekurangan air.
Jangankan di masa depan saja yang kekurangan air, di masa kini saja kita bisa melihat saudara saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur begitu susahnya untuk mencari air bersih untukaktivitas sehari hari mereka. Namun kita, yang tinggal serba enak di kota, membuang air dengan percuma. Kita selalu memandang remeh air, kita tak pernah peduli sudah berapa air yang kitabuang dengan percuma. Setiap hari kita mencuci mobil dan kendaraan bermotor kita padahal tidak kotor sama sekali, setiap hari kita berjam-jam di kamar mandi, setiap hari kita meminum air namun jika tersisa kita buang, dan setiap hari kita mengotori air dengan membuang sampah pada sungai bukannya pada tempat yang seharusnya.
Sebagai manusia yang berakal budi, apa salahnya kita mulai mengurangi aktivitas yang menyia-nyiakan air seperti itu. Perlukah kita selalu mencuci mobil ataupun kendaraan kita setiap hari padahal saya yakin tidak setiap hari mobil atau kendaraan kita akan kotor, bukan? Kecuali jika memang mobil atau kendaraan kita memang digunakan untuk bekerja di medan yang kotor dan berlumpur seperti di hutan. Tapi jika tahu kenyataan kita bekerja di medan seperti itu, maka memang sepatutnya mobil atau kendaraan anda akan kotor setiap harinya. Tapi itupun kita tidak harus mencucinya setiap hari karena pasti besoknya akan kotor lagi. Ada baiknya jika kitamencucinya seminggu sekali atau minimal tiga hari sekali.
Membersihkan diri memang sesuatu yang wajar dilakukan oleh manusia setiap harinya, tapi tidak perlu sampai dilakukan selama berjam-jam setiap harinya. Bayangkan berapa banyak airyang terbuang jika anda mandi selama satu jam? Begitu wajibnya kah kita mandi selama berjam-jam dengan menggunakan berbagai macam sabun, sampo, dan kosmetik kecantikan? Saya rasa tidak. Jika kita memang ingin tampil segar, menawan, cantik, maupun tampan. Tidak perlu rasanya untuk mandi berjam jam, membuang air dengan sia sia, dan mencoba berbagai macam produk kecantikan. Karena kecantikan dan kesegaran tubuh kita tidak hanya berasal dariproduk kecantikan yang kita pakai tapi juga dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Jika kita makan makanan yang sehat dan minum minuman yang sehat pastinya tubuh kita akansegar bugar dan wajah serta kulit kita pasti akan terlihat menawan.
Membuang air yang tersisa dibotol minuman maupun dari gelas yang telah diminum merupakan pandangan yang biasa yang sering kita lihat. Walau ini merupakan kesalahan yang biasa dilakukan oleh manusia tapi hal kecil ini bisa berpengaruh besar di masa depan. Bayangkan jika setiap harinya kita membuang air minum yang tersisa, pasti jumlahnya banyak sekali bukan? Begitu susahnya kah untuk menghemat air? Jika memang air yang kita minum tersisa di dalam botol, apa salahnya jika kita menyimpannya untuk berjaga jaga jika kita nanti akan kehausan lagi? Dan jika memang air yang kita minum tersisa di dalam gelas, apa salahnya jika kitamemanfaatkan air sisa itu untuk menyiram tanaman? Tak ada yang salah dengan melakukan hal tersebut. Mulailah segalanya dari yang terkecil, karena dari yang terkecil akan berpengaruh besar di masa depan.
Tulisan ini dibuat untuk mendukung Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA dan untukmengingatkan pada pembaca sekalian tentang pentingnya air bagi masa depan.Mari kitaselamatkan air bagi masa depan kita bersama

Perang di Masa Depan Dipicu Perebutan Air, Bukan Lagi Minyak



Mantan Wakil Presiden Bank Dunia, Ismail Seregeldin dalam sebuah Forum Air Sedunia mengungkapkan bahwa perang masa depan tidak dipicu oleh perebutan emas hitam (minyak), melainkan dipicu oleh emas biru (air).

Alasannya, air menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan manusia. Tanpa air, kehidupan di muka bumi akan punah.

Dan, Indonesia menjadi negara yang kaya air dan pernah menduduki peringkat
kelima negara yang paling kaya air. Itu ditunjukkan dengan curah hujan yang mencapai 2.779 milimeter per tahun.

Namun berdasarkan catatan Kementerian Lingkungan Hidup pada 2008, Indonesia mengalami krisis air bersih.

Ketua Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Pascasarjana IPB, Prof Dr Surjono Hadi Sutjahjo mengungkapkan, secara nasional, total ketersediaan air dibandingkan dengan kebutuhan air memang masih surplus.

"Yakni ketersediaannya per tahun 691,340 miliar meterkubik, sedangkan total kebutuhan air pada tahun 2000 adalah 156,362 miliar meterkubik," kata Hadi.

Namun demikian, ungkap Hadi, pada tahun itu, beberapa pulau di Indonesia telah mengalami defisit air, yaitu Pulau Jawa (52,809 miliar meterkubik), Sulawesi (9,232 miliar), Bali (7,531 miliar), dan NTT (1,343 miliar).

"Hal itu mengindikasikan pengelolaan air harus dilakukan karena pasokan air sangat terbatas," kata Hadi. Kondisi ini berdampak terhadap hampir separuh penduduk Indonesia.(*)

1 liter untuk 10 liter

perusahaan air mineral kemasan "AQUA" mengadakan kegiatan bakti sosial untuk saudara kita yang masih sangat membutuhkan air bersih, yaitu dengan membeli 1 liter "AQUA" kita sudah menyumbang 10 liter air bersih untuk saudara kita yang kekurangan air bersih.
jadi mari kita sukseskan program 1 liter untuk 10 liter ini.